“Ah, aku hampir lupa,” ucap Raka. “Aku akan menemui Ibu dulu untuk meminta minyak urut.”“Iya, Mas,” jawab Ririn. “Ibu mungkin sedang di dapur.”“Oke. Tunggu sebentar, ya,” balas Raka sebelum segera keluar dari kamar dan berjalan menuju dapur.Di dapur, Bu Ratna tampak sedang mencuci piring. Melihat itu, Raka langsung menghampirinya.“Bu, apa ada minyak urut?” tanya Raka.“Ada, Nak Raka,” jawab Bu Ratna sambil menoleh. “Memangnya untuk apa?”“Aku ingin mencoba memijat Ririn, Bu. Siapa tahu kondisinya bisa membaik,” jelas Raka.Bu Ratna tampak sedikit terkejut.“Nak Raka bisa memijat?”“Bisa, Bu,” jawab Raka sambil mengangguk. “Dulu Ayah sempat mengajarkannya kepada saya.”“Oh, begitu.” Bu Ratna tersenyum lega. “Kalau begitu, kamu kembali saja ke kamar Ririn. Nanti Ibu yang mengantarkan minyak urutnya.”“Baik, Bu. Terima kasih,” ucap Raka sebelum kembali menuju kamar Ririn.Beberapa menit kemudian, Bu Ratna datang sambil membawa sebuah piring kecil yang di atasnya terdapat sebotol miny
Terakhir Diperbarui : 2026-07-07 Baca selengkapnya