Angin malam berhembus membelai rambut mereka yang saling berantakan, sementara pelukan Ethan kian erat seakan tak ingin melepaskan. Ciuman itu berlanjut, semakin panas dan mendesak, kedua bibir mereka saling mengigit lembut dan menjangkau isi li.dah hingga napas mereka berdua terengah-engah. Ethan sedikit menjauh sebentar, menatap wajah Maya yang memerah dengan penuh cinta, lalu kembali mengecup keningnya dengan penuh kasih sayang. Detik berikutnya, Ethan menunduk dan menekan tengkuk Maya, lalu mengunci bibir Maya dalam sebuah ciuman yang dalam, panas, dan posesif. "Eungh, than..." Maya melenguh lirih saat pagutan Ethan mendominasi indranya. Ciuman Ethan yang panas, posesif, brutal dan penuh tuntutan, dengan bibirnya yang bermain begitu ahli meliuk dan menggigit lembut, membuat Maya merinding dan lemas, hingga hatinya membuncah juga menginginkan lebih. Persis seperti karakternya yang seorang eksekutor alpha yang berani. Maya saat ini pasrah, justru ciuman seperti ini yang membua
Terakhir Diperbarui : 2026-09-01 Baca selengkapnya