Ruang kerja Tara.“Kau tak ingin menjawab pertanyaanku?” tanya Victor sembari tersenyum tipis. Matanya sejak tadi tak teralih ke mana pun selain pada wanita yang duduk di depannya.“Bukan tak mau menjawab, hanya saja pertanyaanmu mengandung makna ganda, Dad.” Tara berusaha bersikap tenang. “Tapi jika Anda ingin mendengar jawabanku setelah penawaranmu ini, kurasa ... sudah cukup.”Jemari Victor mengetuk pelan sandaran tangan di sofa yang ia duduki. Ia tampak berpikir sebelum akhirnya berkata, “Baiklah jika itu yang kau mau.”Tara mengangguk singkat. “Terima kasih atas semua dukungan Anda.”“Tidak perlu seperti itu,” Victor tertawa kecil. “Kau bahkan belum mulai mengambil posisi itu, kan?”Pria itu pun berdiri yang membuat Gilbert serta pengacara tadi, juga segera bersiap.“Kalian tahu apa yang harus dilakukan, kan?” tanya Victor tanpa menoleh sama sekali.“Tentu, Tuan Victor,” sahut Gilbert sopan.“Ehm ... kurasa tak ada salahnya mendengarkan laporan sementara mengenai beberapa proyek.
Zuletzt aktualisiert : 2026-07-28 Mehr lesen