Setelah mengatakan hal itu, Tara turun dari mobil tanpa menunggu Adrian. Langkahnya tenang menyusuri koridor menuju ruang rawat Liora. Wajahnya datar. Tidak terlihat terburu-buru, tidak pula menunjukkan kecemasan berlebihan. Namun jauh di dalam hatinya, ada kegelisahan yang memang mengusik sejak mendengar kabar bahwa Liora sampai pingsan karena menolak makan.Meski sebagian hatinya kesal dan marah karena sikap Liora padanya, tapi sejak anak itu masih terlalu kecil untuk memahami, mana yang baik dan mana yang buruk, Tara sudah ada di sisinya. Jadi masih tersisa sisi kemanusiaan serta rasa perhatian pada gadis itu. Walau sudah tak sebesar sebelumnya, setidaknya ... ia memutuskan datang menjenguk sebagai seseorang yang pernah dekat dengan gadis itu.Tak lebih.Saat pintu ruang rawat terbuka, beberapa pasang mata langsung mengarah padanya. Kara yang duduk di sisi ranjang langsung menegakkan punggung. Sementara Helena yang berdiri di dekat jendela mengerutkan kening
Zuletzt aktualisiert : 2026-07-30 Mehr lesen