Tiga tahun kemudian, aku kembali.Suatu sore, aku kembali ke Malawa dan langsung menuju kantorku yang ada di lantai dua sebuah bangunan tua di pusat kota. Dari jendelanya terlihat sebuah alun-alun kecil yang tenang. Aku tutup laptop, rapikan berkas-berkas di meja, lalu kenakan jaket sebelum bersiap pulang.Tiga tahun lalu, saat tinggalkan semuanya, aku hanya bawa sebuah koper. Aku pergi ke Malawa dan daftar kembali ke fakultas hukum. Pada semester pertama, aku tinggal di apartemen tua tanpa lift, dengan sistem pemanas yang sering rusak setiap musim dingin. Aku bungkus tubuhku dengan selimut tebal dan belajar hingga jam tiga dini hari.Waktu masuki semester kedua, aku mulai terima pekerjaan sambilan, terjemahkan dokumen, tinjau kontrak, apa pun yang bisa hasilkan uang. Lalu pada semester ketiga, ada orang yang baca memorandum hukum yang aku tulis dan tawari aku kesempatan untuk terjun ke bidang pengelolaan kekayaan pribadi.Aku terima tawaran itu. Aku peroleh lisensi profesiku. Aku berg
Read more