Perkataan Ajeng membuat pelayannya jadi mengangguk. Ia mulai berpikiran yang sama seperti yang dipikirkan oleh Ajeng saat ini.“Lalu apa yang akan Nyai lakukan?” Pelayan itu tampak sangat penasaran dengan apa yang akan dilakukan oleh tuannya. “Sugang, sepertinya aku akan meninggalkan lembah ini untuk sebentar.”“Mungkinkah, Nyai akan pergi ke Desa Pandesari sekarang?”Sugang berdiri mendekat ke arah Ajeng.“Kalau begitu bawa aku juga!”“Tidak, jika kamu pergi siapa yang akan menjaga lembah ini?” Mendengar itu Sugang jadi terdiam. Tidak bisa membantah, karen dirinya tidak berani memprotes pada Ajeng. “Kalau begitu aku akan menyiapkan supir untuk mengantar Nyai ke sana sekarang juga.”“Yah, persiapkan semuanya.”—Sementara itu di tempat lain, Damar berjalan kembali ke rumahnya dan saat ini mereka sedang melewati hutan. Terik matahari menyinari di sela-sela ce
Last Updated : 2026-08-28 Read more