"Dito, Dio dan Evan, tiga nama itu, nama-nama yang harus kamu hindari." Ucap Reza kemudian, nada bicaranya tegas, seperti seorang ayah yang melarang anaknya pacaran. "Jangan ngatur -ngatur, bisa?" Donna makin bertingkah menjengkelkan kali ini, dia bahkan sudah melipat tangan didada, dia lewatkan wajah Reza yang sudah berubah kesal itu. Entah kenapa, setiap melihat cake di dalam paperbag diatas meja itu, dia teringat foto yang dikirim Rendra tadi, emosinya jadi naik sepuluh kali lipat, bisa enggak cake itu dibuang saja dulu. Reza menghela nafas lelah, "Kamu kenapa sebenarnya?" "Abang yang kenapa?" Mereka saling tatap-tatapan cukup lama, tidak ada yang mau mengalah hingga akhirnya Reza mengangguk pelan, dia menatap Donna sekali lagi, "Ok, terserah kamu." Lalu dia berjalan kearah pintu. "Tunggu..." Reza menoleh dan sedikit kaget saat Donna menyerahkan paksa paperbag itu padanya."Bawa lagi." Ujarnya. *** Gaun hitam berbahan heavy silk, mengilap dan berat, terlihat jatuh
Last Updated : 2026-09-29 Read more