Mataku mengerjap, aku tiba-tiba terbangun, namun bukan dirumah, melainkan masih di dalam mobil Reza. Aku melihat kesamping, Reza juga tertidur di kursi kemudi, sangat pulas sekali. "Bang..." Suaraku serak, mengagetkannya, dia terbangun dan menggeliat kecil." Udah bangun?" "Kenapa tadi enggak bangunin aku?" Reza menguap dan menutup mulutnya dengan tinju tangan. "Kamu nyenyak banget tadi tidurnya, jadi abang ketiduran juga." "Sekarang udah jam berapa? ya ampun, nenek pasti cemas." Aku langsung mengecek ponsel, ada tiga panggilan tak terjawab dari nenek. Aku turun lebih dulu, diikuti Reza yang kemudian berjalan dibelakangku, kami masuk bersama ke rumah dan segera disambut dengan suara tangisan, teriakan dan lemparan kepala Barbie yang sudah terlepas dari badannya, luar biasa sekali. Kepala Barbie menabrak dada Reza dan terjatuh di lantai, itu Barbie yang baru dibelikan Reza kemarin padahal. "Oke, jadi apa yang terjadi seharian ini?" Tanyaku sambil meletakkan tas diatas kursi
Last Updated : 2026-09-22 Read more