Sera sudah menghela napasnya berkali kali sejak satu jam yang lalu berdiri di depan toko buku tempat ia bekerja. Hujan yang sejak tadi sore turun tampaknya terlihat tidak juga reda. Ia sudah menunggunya sejak tadi, karna hari ini ia lupa membawa payung.“Oh? Bukannya dia pelanggan tadi?” batin Sera ketika ia menoleh dan pria itu juga ikutan berdiri di sampingnya.Sera menggosokkan tangannya demi menghasilkan hawa panas yang nyatanya tubuhnya tetap saja kedinginan. “Kenapa hujannya tidak reda? Aku belum menyelesaikan laporan bahasaku,” Sera membatin.Pria itu mengeluarkan payung yang ada di dalam tasnya, Sera menoleh. Ia terlihat heran dengan pria itu. “Jika memang dia ada payung, kenapa tidak pulang dari tadi? Sayang sekali payungnya tidak digunakan,” batin Sera lagi. Namun tiba-tiba pria itu mengulurkan payung miliknya kepada Sera. “Ini,” ujarnya dingin tanpa ekspresi sedikit pun.“Ya? tidak perlu, aku akan menunggu hujannya reda. Lagi pula payungnya hanya satu. Kau bisa pulang dulu
Zuletzt aktualisiert : 2026-07-03 Mehr lesen