“Pasti para pelanggan akan senang dengan mainan baru anda, Tuan.”"Tepat sekali.” jawab Adam sambil mengetuk abu cerutunya ke asbak.Adam akhirnya selesai menghitung tumpukan uang tunai terakhir lalu mengikatnya dengan rapi sebelum melemparkannya ke dalam brankas besi.Sambil bangkit berdiri dari kursinya, ia merapikan rompi jasnya lalu berkata pada pelayannya. "Cari kepala pelayan. Katakan padanya untuk segera mengirim Matilda ke kamarku sekarang juga.""Baik, Tuan."Begitu mendapatkan perintah dari pelayan, Matilda bergegas menuju kamar Adam. Ia mengetuk pintu dengan lembut sebelum melangkah masuk ke dalam kamar pribadi Adam.Tanpa menunggu undangan, ia langsung duduk di atas pangkuan Adam lalu melingkarkan lengan kurusnya di leher pria tinggi besar itu.Sementara Adam hanya menikmati cerutunya dengan santai tanpa menggeser posisi tubuhnya."Ada apa, Sayang?" tanyanya manja sambil menatap mata Adam yang dingin."Besok malam, aku ingin kamu memastikan riasan Lisa. Aku tidak ingin pa
Last Updated : 2026-08-08 Read more