Seharian, Agnes berkerja dengan setengah hati. Ia bangun di pagi hari, cuci muka dengan kepala yang masih belum benar-benar sadar sehingga salah mengambil sabun cuci muka dengan shampo. Ketika mau mandi, malah mengambil sabun cuci muka. Yang paling parah adalah ketika sedang memakai parfum, lubang semprotan malah mengarah ke matanya.Setelah itu, sampai di kantor, Agnes kesandung dan menabrak pintu ruang kerjanya, karena salah tingkah melihat Lina dan Mario sedang berbincang di meja resepsionis.“Yang paling parah adalah, aku salah memanggil nama pasien, tertukar dengan data pasien lagi,” Agnes menundukkan kepalanya di meja sebuah kafe, ketika bertemu dengan Vivi sepulang kerja.Vivi menjawab dengan tawa dan tertawa yang semakin terbahak, disertai sedikit air mata.Agnes mengasihani dirinya sendiri yang tidak bisa berfungsi secara normal, karena Daniel tidak kunjung membalas permintaan maafnya.Begitu Agnes tiba di kosannya kemarin mala
Last Updated : 2026-08-25 Read more