Darka mengunjungi rumah kakeknya yang ada di desa. Sesuai saran Bima, ia mencari petunjuk apapun di dalam rumah itu. Namun, yang ia temukan hanyalah benda-benda rumahan biasa seperti cangkir, piring, mangkuk, sendok, dan sapu. Tiga buah buku tua yang ada di lemari pun ternyata hanyalah buku sejarah biasa saja. Tak ada kaitannya sama sekali dengan keris sakti miliknya.Saat Darka keluar dari rumah sang kakek dengan kecewa, tak sengaja ia menemukan sosok kakek tua yang duduk di kursi tepat di bawah pohon. Senyuman Darka terbit melihat kakek Daha di sana. Darka pun segera menghampirinya, memberi salam dengan hormat sebelum menyapa beliau."Selamat pagi, Kek. Akhirnya aku menemukan Kakek juga," ucap Darka senang.Kakek Daha tertawa ringan. "Duduklah. Aku tahu kau ingin bertanya banyak hal padaku. Akan aku berikan kau kesempatan untuk itu.""Terima kasih banyak, Kek!" Darka pun duduk di samping kakek itu."Nah, sekarang katakan saja apa yang membuatmu penasaran.""Sejujurnya ada banyak hal
Zuletzt aktualisiert : 2026-09-03 Mehr lesen