Suasana di dalam gubuk terasa semakin hening. Setelah Kiyo dan Sari bercerita, Mpu Suro yang sejak tadi duduk diam di sudut ruangan perlahan maju mendekat. Wajahnya yang keriput dipenuhi kesedihan namun juga keteguhan, seolah ia sedang membuka lembaran sejarah yang telah lama dikubur dalam kegelapan. Ia menarik napas panjang, lalu memulai ceritanya dengan suara yang berat namun jelas. “Apa yang diceritakan Ayah dan Ibu angkatmu ini hanyalah permulaan, Jaya,” ucapnya pelan. “Untuk memahami siapa dirimu, kau harus melihat jauh ke masa lalu—masa ketika Kerajaan Jayantara masih berdiri megah, mempersatukan tanah ini di bawah satu pemerintahan yang adil dan makmur.” Mpu Suro bercerita tentang kejayaan Jayantara: tentang istana yang megah, perdagangan yang ramai, dan rakyat yang hidup damai di bawah perlindungan raja-raja yang bijaksana. "Masa-masa damai dan penuh kebahagiaan itu, pada saat Raja Bhre Sanjaya V memerintah, ternyata tidak berlangsung selamanya", Mpu Suro terus mencerita
Last Updated : 2026-07-31 Read more