Aku membuka pintu rumah Arthur; hanya butuh waktu sekitar sepuluh menit untuk sampai.Dengan tergesa-gesa aku berjalan ke dapur, meletakkan kantong belanjaan, dan mulai membongkar isinya."Kamu pergi cukup lama." Sebuah suara tiba-tiba terdengar.Aku langsung menjatuhkan apa yang sedang kupegang karena terkejut. Untunglah itu bukan telur, melainkan hanya sebungkus Snack.Aku mendongak lalu melihat Arthur sedang bersandar di meja."M-maaf Tuan, saya tidak bisa menemukan tokonya."Aku berbohong. Aku tidak mungkin memberi tahu dia tentang Tuan Daniels—maksudku, Nicholas."Kamu tidak bisa menemukannya padahal ada puluhan papan petunjuk yang tersebar di sana?" tanyanya dengan nada gel.Aku terus membongkar belanjaan agar tanganku tetap sibuk, berjaga-jaga agar dia tidak melihatku gemetar dan menyadari kebohonganku."Y-ya, uh, tapi aku sempat tersesat, Tuan," ucapku gugup sambil meletakkan roti di atas meja."Aku tidak percaya padamu," kata Arthur saat dia akhirnya melangkah, menjulang tin
Last Updated : 2026-07-28 Read more