"Tuan Denaro, senang sekali Anda bisa datang!" seru Alexander dengan antusias saat kami memasuki kantornya. Arthur menganggukkan kepalanya ke arah Alexander, jauh lebih tenang dibandingkan pembawaan Alexander. "Dan saya... cukup terkejut melihat Anda memilih Ella di sini. Faktanya, dia baru saja dipasarkan lagi hari ini," kata Alexander sambil mengulurkan tangan untuk menjabat tangan Arthur yang duduk di depan mejanya. "Ya, saya rasa dia pilihan yang bagus," ucap Arthur datar, sambil menjabat tangan Alexander dengan mantap. "Bagus sekali, kalau begitu mari kita mulai kontraknya, ya? Toby, kamu boleh keluar," ucap Alexander tenang. "Anu, sebenarnya Tuan, ada yang ingin saya sampaikan..." ucap Toby gugup. "Baiklah, ada apa?" tanya Alexander, terdengar tidak tertarik sambil berdiri saat Toby memberinya isyarat untuk menjauh sedikit dari meja tempat Arthur dan aku berada. Kedua pria itu melangkah ke kiri, mendekat ke arahku, dan aku pun mencuri dengar bisikan mereka. "Ella
Last Updated : 2026-07-10 Read more