"Silakan tandatangani di bagian ini, pengantin prianya sedang ke toilet." Perintah itu berasal dari seorang petugas kantor catatan sipil, yang agak mendesak wanita berkulit putih di depannya. Bukan tanpa alasan, melainkan karena situasi dan kondisi kantor sipil hari itu sangat padat, akibat meningkatnya angka pernikahan. Wanita yang diketahui bernama Raisa itu segera menurut tanpa banyak protes. Ia pun merasa pengap berdiri di antara ramainya kerumunan, namun karena kedatangannya adalah atas perintah sang kekasih, maka ia dengan senang hati berdesak-desakan demi sebuah ikatan sakral—pernikahan. "Sudah," ucapnya sembari mendorong kertas ke depan petugas. "Terima kasih. Sekarang silakan ke loket sana untuk menunggu suami anda," ucap petugas mempersilakan, yang langsung diangguki oleh Raisa. Wanita mana yang tak bahagia, jika hubungannya berakhirnya dengan pernikahan? Itulah yang saat ini dialami oleh Raisa Shazanafia. Jantungnya berdebar kuat, hatinya berbunga-bunga karena akhirnya
Terakhir Diperbarui : 2026-07-09 Baca selengkapnya