"Robot berselimut manusia," gumam Selena seraya melemparkan dirinya ke atas kasur empuk berukuran King Size di dalam kamar pribadi Satria. Ia meregangkan otot lehernya yang terasa kaku, menyandarkan kepala pada tumpukan bantal tanpa memedulikan gaun emerald green-nya yang sedikit kusut.Selena menghela napas panjang, seolah baru saja menyelesaikan marathon lima puluh kilometer. "Aku bersumpah, bernapas di antara keluargamu tadi rasanya lebih menyiksa daripada menghadapi amukan Ibu Tiri dan Nami sekaligus. Kakak-kakakmu menatapku seolah ingin menguliti otakku, kakak iparmu membuang muka, dan Ibumu, astaga, Nyonya Sintia itu seperti ratu es yang tidak punya organ jantung!"Satria yang baru saja menutup pintu kamar rapat-rapt terkekeh rendah. Ia melonggarkan ikatan dasinya, melepas kancing teratas kemejanya, lalu melangkah santai menghampiri kasur. Pria itu menyandarkan pinggulnya di tepi tempat tidur, menatap istri sahnya yang sedang telentang frustrasi dengan binar jenaka."Tapi kau be
Last Updated : 2026-08-07 Read more