Anastasia menunduk sebentar, tapi bukan karena malu. Ia hanya sedang menahan napas.Baru sekarang ia menyadari bahwa aroma dari kantong makanan yang disembunyikannya memang mulai tercium. Dan Mary, dengan hidungnya yang terlalu peka terhadap kesempatan untuk menghina orang lain, telah menemukannya lebih cepat daripada yang ia duga.Anastasia mengangkat wajah kembali. Tatapannya tenang, tetapi ada sesuatu yang berubah di dalamnya."Begitu rupanya."Mary mengangkat alis."Apa?"Anastasia memandangnya sejenak."Aku kira kau sedang membicarakan sesuatu yang penting."Senyum Mary perlahan menghilang. Anastasia melanjutkan langkahnya melewati wanita itu, seolah percakapan tersebut sudah selesai. Namun, setelah melewati beberapa anak tangga, ia berhenti dan menoleh sedikit."Oh, Mary."Mary menatapnya dengan wajah tidak senang dan Anastasia tersenyum tipis."Kalau kau benar-benar merasa terganggu dengan baunya, sebaiknya jangan terlalu dekat."Mary mengerutkan dahi. Anastasia menatap perut w
Last Updated : 2026-09-18 Read more