"Jangan di sini... Duke. Kalau suamiku melihat..."Aku berusaha menjauh, tetapi lengannya yang melingkar di pinggangku justru menarikku kembali hingga tubuh kami nyaris tak menyisakan jarak."Biarkan dia lihat.""Tapi—"Kalimat itu terputus saat dahiku bersandar di dadanya. Napasku masih belum teratur, sementara jemariku tanpa sadar menggenggam erat kerah kemejanya yang kusut.Ia menunduk, menatapku begitu lama. Tatapan itu seharusnya membuatku mundur. Namun, entah mengapa, aku justru kehilangan keberanian untuk melepaskan diri.Di balik pintu kamar yang tertutup rapat, hanya ada kami berdua. Dan di saat itulah aku menyadari aku telah jatuh cinta pada pria yang paling tidak boleh kucintai.***"Dia hanya akan menjadi selir. Ana, berhentilah merajuk."Anastasia—Baroness Silas perlahan membuka matanya, berusaha menerima kenyataan yang baru saja didengarnya. Di atas meja, selembar surat izin pengangkatan selir terbentang rapi, menunggu tanda tangannya.Tatapannya beralih kepada pria yang
Last Updated : 2026-07-14 Read more