"Tentu, menyerahkannya padaku adalah keputusan paling tepat," sahut Killian rendah, memberikan senyum tipis yang begitu meyakinkan di mata Clara."Dah, Irish! Jangan kebanyakan minum lagi ya!" pamit Clara melambaikan tangan, sebelum akhirnya berbalik melangkah menuju meja kawan-kawannya.Begitu sosok Clara menghilang di tengah kerumunan, Irina langsung menghempaskan tangan Killian dari pinggangnya dengan kasar."Lepas, Ian!" bisik Irina tajam, matanya menyalang penuh amarah. "Kamu gila, ya? Kenapa kamu biarin dia mengira aku ini Irish?!"Killian tidak membalas bentakan itu. Tanpa memberi ruang untuk berdebat, ia langsung mencengkeram pergelangan tangan Irina dan menarik wanita itu setengah menyeret keluar dari area club menuju lorong lift khusus penghuni hotel."Ian, lepas! Sakit!" rontak Irina sepanjang koridor yang sepi.Begitu pintu lift terbuka dan mereka masuk ke dalam, Killian langsung memojokkan tubuh Irina ke dinding kaca lift. Pria itu mengurung Irina dengan kedua tanga
Última actualización : 2026-10-15 Leer más