Kata-kata sarkastik dari Erland membuat Grisel yang tadinya ingin minum segera menghentikan gerakannya. Tenggorokannya terasa kering dan ada sensasi terbakar membuat tubuhnya tidak nyaman.Suaranya sedikit teredam karena flu, “A… Aku hanya ingin minum,” balas Grisel dengan wajah sedih.Erland yang berada tidak jauh dari Grisel menghela napas berat, kursi roda otomatisnya bergerak mendekati Grisel. Gadis di depannya menatap keberadaanya dengan linglung.Mengambil vas bunga dari tangan Grisel, Erland menjelaskan. “Kau hanya perlu menekan tombol di samping tempat tidur jika membutuhkan sesuatu dan pelayan akan melayanimu, lagipula ini adalah vas bunga.”Grisel yang masih setengah sadar terdiam, dia tidak menyangka karena demam dirinya hampir menelan air vas. “Maaf… Aku terlalu pusing dan kupikir aku demam,” ucap Grisel yang kemudian bersin dengan keras.“Kau perlu minum obat, aku akan memanggil pelayan untuk mengantarkan obat penurun demam untukmu. Jadi, kembalilah ke kamar,” perintah Er
Dernière mise à jour : 2026-08-06 Read More