Saat usia kehamilanku memasuki delapan bulan, aku mengajukan perceraian kepada suamiku. Dia mencibir. "Cuma karena aku bantu pesanin pusat perawatan pascamelahirkan untuknya, tapi nggak untukmu?""Ya."Tanpa ragu, dia menandatangani surat perjanjian perceraian."Kalau begitu, sebaiknya kamu segera pindah. Biar Rasya juga bisa cepat pindah ke sini untuk jaga kandungannya."Selama lima tahun pernikahan kami, Stephen telah berselingkuh sepuluh kali, dan sepuluh kali pula aku memaafkannya. Dia yakin aku tidak akan pernah bisa meninggalkannya.Namun, dia tidak tahu bahwa semua ini hanyalah alasan. Pusat perawatan pascamelahirkan sudah kupesan sendiri, begitu juga tiket untuk pergi.Kali ini, hubungan kami benar-benar berakhir.....Stephen berpesan kepadaku dengan nada acuh tak acuh, "Kalau sudah puas buat onarnya, kabari aku dulu. Jangan tiba-tiba pulang lalu mengganggu Rasya."Pada tahun ketiga pernikahan kami, aku menemukan riwayat percakapan Stephen dan Rasya di ponselnya. Mereka saling
Read more