Kereta kuda itu berjalan menuju rumah dinas. Sepanjang jalan, Irish yang sudah tak sadarkan diri, tertidur di bahu Julian. Sama sekali tidak terusik dengan kehebohan yang telah terjadi.Sementara itu, setelah Julian membawa Irish pergi, Leon kembali ke dalam istana untuk mengambil pakaian Irish yang basah. Suasana pesta sudah kembali meriah, seolah-olah yang terjadi beberapa menit lalu tak mengganggu berlangsungnya acara sang Ratu.Akan tetapi, bisik-bisik dan dugaan para tamu mulai bermunculan liar. Masing-masing menerka berbagai kemungkinan yang terjadi antara Irish, Leon, Julian dan Celia.Leon segera menuju kudanya. Dia akan menyusul Julian dan membawa Irish pulang. Saat sudah berada di halaman luar, Celia datang menghampiri Leon dengan wajah pucat.“Kapten Leon, maafkan kelancanganku yang memintamu untuk berdansa,” ujar Celia dengan mata berkaca-kaca, “seharusnya aku bisa menahan diri untuk berdansa denganmu. Maafkan aku karena menganggap kalau kita bisa berdansa dengan bebas sep
Last Updated : 2026-09-04 Read more