ログイン“Pernikahan kita hanya formalitas saja. Aku tidak mencintaimu dan tidak akan pernah mencintaimu, Irish.” Setelah menyaksikan pengkhianatan kekasihnya, Jane tertabrak mobil dan bertransmigrasi ke dalam tubuh Irish, wanita kejam yang ditakdirkan mati di tangan suaminya, Leon. Leon membenci Irish, sementara Jane hanya ingin melarikan diri demi menyelamatkan hidupnya. Namun, ketika Jane membalikkan keadaan dengan menuntut kebebasan yang sama untuk mencari pria lain, Kapten Leon yang kaku justru mulai terusik oleh pesona baru istrinya yang dianggap asing.
もっと見る“Jadi, lelaki itu suamimu, Nona Irish?” tanya Tristan tak menyangka, “Aku kira dia pelayanmu.”Tristan tersenyum mengejek. Dia melihat sekilas ke arah Leon yang berwajah merah.Sambil tetap terfokus pada luka di lengan Tristan, Irish menjawab, “Iya, dia suamiku. Tapi aku akan mengajukan pembatalan pernikahan.”“Kenapa?” Tristan penasaran. Matanya menatap wajah Irish yang sedang mengoleskan obat pada lukanya.“Dia selingkuh. Di hari kedua setelah kami menikah,” sahut Irish ringan. Tidak ada niat menjelekkan Leon, hanya mengatakan yang sejujurnya.Leon ingin membela diri, tetapi Tristan langsung memotong. “Wanita secantik Anda tidak pantas disia-siakan seperti itu, Nona Irish. Setelah kalian berpisah, aku dengan senang hati akan melamarmu.”Irish terdiam. Dia menatap Tristan beberapa saat. Tatapan lelaki itu mengingatkannya pada Henry. Bayangan saat memergoki Henry selingkuh, kembali muncul. Sakitnya masih nyata.“Anda tidak lebih baik dari suamiku, Tuan Tristan,” ucap Irish tajam.Akan
Untuk sesaat Jane merasa terhipnotis, hanya bisa diam saat Leon semakin menekan bibirnya dan mengusap leher Jane. Dia ingin berontak, tetapi seperti ada bagian dirinya yang lain yang menginginkan sentuhan itu.“Irish sialan, pasti kamu senang dengan ciuman ini,” gerutu Jane dalam hati.Tidak ingin Leon bertindak terlalu jauh, Jane mencubit lengan lelaki itu. Namun, Leon tetap tidak melepas bibirnya.Tangan Leon menarik rambut Jane, membuat Jane mengaduh dan membuka sedikit bibirnya. Kesempatan itu tidak disia-siakan oleh Leon yang langsung menjelajahi mulut Jane.“Leon sialan!!!” maki Jane dalam hati. Dia menggerakkan kepalanya agar Leon melepas bibirnya. Hingga tiba-tiba ….Tok! Tok! Tok!“Kapten Leon! Kapten Leon!” Sebuah suara terdengar dari arah pintu.Konsentrasi Leon terpecah. Hal itu langsung dimanfaatkan Jane untuk mendorong tubuh Leon.“Kamu bilang tidak akan menyentuhku dan pernikahan ini hanya formalitas. Lihat apa yang kamu lakukan sekarang? Dasar brengsek!” teriak Jane.“
“Mau lagi?”“Tidak. Jane mau datang ke sini. Aku tidak mau dia curiga, jadi aku harus segera merapikan semua ini.”“Jane sungguh beruntung memilikimu.”“Aku yang beruntung memiliki Jane. Dia adalah hidupku.”“Hm. Tapi kamu selalu menghabiskan malam denganku, Henry.”“Hanya untuk bersenang-senang. Lagi pula, kamu yang menawarkan tubuhmu, Eva.”“Ya, aku tidak masalah hanya menjadi pelampiasan sesaatmu. Kita sama-sama menikmatinya. Tapi … bagaimana jika Jane tahu?”“Pilihannya ada dua, aku akan membunuhmu atau aku yang mati. Jika kamu tidak memberitahu Jane, dia tidak akan tahu. Jane sangat polos dan selalu berpikir positif. Dia tidak akan curiga apa pun pada kita, Eva.”“Kamu benar. Jane terlalu baik dan naif. Lagi pula, kita hanya punya waktu satu bulan sebelum kalian berdua menikah. Setelah itu kita tidak akan punya waktu untuk bertemu, benar ‘kan?”“Tenang saja, Eva. Selama kamu tutup mulut dan Jane tidak tahu, kita masih bisa bertemu berdua.”“Henry, kamu benar-benar lelaki idamanku
Wajah Celia langsung pucat, tak menyangka kebersamaannya dengan Leon dipergoki oleh sang istri sah. Sementara Leon berusaha untuk tetap tenang meski dalam hati merasa was-was.“La-lady Irish ….” Suara Celia terbata, kalimatnya tercekat. Tampak kebingungan harus berkata apa.Ini pertama kalinya Jane melihat Celia. Perempuan itu sangat anggun dengan dress panjang tebal dan rambut panjang dikepang di belakang. Dalam hati Jane mengakui kecantikan seorang Celia.Akan tetapi, Jane tidak ingin memuji perempuan itu. Dia sangat tidak menyangka kalau Leon dan Celia memilih tempat terbuka untuk bertemu.“Apa kalian tidak bisa bertemu di tempat lain yang lebih jauh atau tertutup? Kenapa harus di sini? Sudah tak kuat melepas rindukah?” ucap Jane menyindir.“Kami tidak melakukan apa yang kamu pikirkan, Irish.” Leon bersuara. Tak ingin Celia terlihat buruk.“Memangnya kamu tahu apa yang ada di pikiranku, Kapten?” Jane menatap Leon tanpa takut.Melihat Leon terdiam, Celia mendekat dan berkata, “Maafk
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.