Wajah Thalia makin merona mendengar kata 'calon menantu' yang diucapkan ibu kandung Zacky tersebut. [E-eh... Itu, Tante…] Zacky tiba-tiba mendekatkan wajahnya ke arah ponsel di tangan Thalia dan bersuara dingin. [Aku tidak akan membiarkan Thalia bepergian tanpa pengawasan ku, Ma. Apalagi kondisi di luar sedang tidak aman.] [Apalagi yang tidak aman, Zacky? Ini restoran langganan keluarga kita, pengamanannya sangat ketat!] omel Tamara dari balik telepon, meski nada bicaranya menyimpan rasa gemas. [Ya sudah, cepat masuk kalau sudah sampai. Mama sudah pesan beberapa menu hidangan laut kesukaan kalian. Tante tunggu di dalam ya, Thalia..] [Baik, Tante. Terima kasih,] jawab Thalia pelan sebelum sambungan telepon itu akhirnya terputus. Thalia menatap ponselnya sejenak, lalu menghembuskan napas panjang untuk meredakan debaran jantungnya. Ia berpaling menatap Zacky yang masih memandangnya dengan tatapan nyaris tanpa berkedip. "Zacky, tolong lepaskan dulu tanganmu..." cicit Thalia
Última actualización : 2026-09-01 Leer más