‘Aku melihat nama ‘Mama’.. Apa artinya, Mama Zacky yang mengirim pesan tadi?! Astaga! Aku segitu parno dan cemburu?! Thalia, apa kamu benar-benar sudah jatuh cinta pada Zacky sampai cemburu buta?!’ batin Thalia, jantungnya kini berdebar kencang. “Thalia, kenapa jantungmu terasa berdebar keras sekali?! Apa yang kamu pikirkan, hmm..?!” tangan Zacky terulur, meraih dagu Thalia. Kepala gadis itu mendongak perlahan, matanya menatap manik mata Zacky yang menatap tajam ke arahnya. “Katakan apa yang membuatmu diam, Thalia.. Jangan pernah bohong padaku..!” tegas Zacky dengan nada penuh penekanan. “Maaf Zacky, tadi aku pikir.. Sabrina yang menghubungi kamu, tapi ternyata.. Kamu sudah memblokirnya..” lirih Thalia. “Kamu cemburu, hmm..?!” “Aku..” Wajah Thalia merah padam, ia hanya menunduk perlahan. Tangan Zacky kembali mengangkat kepala Thalia, “Mama yang mengirim pesan, kamu sudah lihat tadi kan?! Mama mengundangmu makan siang bersama di restoran, hanya kalian berdua.. Tapi aku b
Última actualización : 2026-09-01 Leer más