Thalia melangkah maju mendekati Zacky tanpa ragu sedikitpun. "Sejak semalam, sejak ketukan Pak Ivan di pintu, kamu berubah, Zacky. Kamu tidak sedang mengkhawatirkan kesehatanku. Kamu sedang mewaspadai sebuah ancaman." Ivan yang menyadari perdebatan itu segera menunduk hormat dan mundur, meninggalkan pasangan itu di ruang tamu utama. Zacky menatap Thalia dengan napas yang menderu kasar. Ia membenci kenyataan bahwa istrinya kini terlalu pintar dan berani untuk dibodohi dengan alasan kesehatan. "Aku bilang duduk, Thalia," desis Zacky melangkah maju, memangkas jarak mereka. "Aku bukan lagi wanita penakut yang bisa kamu kurung di dalam sangkar emas tanpa penjelasan, Zacky," bantah Thalia tegas, Ia mendongak membalas tatapan tajam pria itu. "Aku istrimu. Aku ibu dari anakmu. Kalau ada sesuatu di luar sana yang mengancam kita, aku berhak tahu." Melihat keberanian yang berkobar di manik mata Thalia, dada Zacky bergemuruh liar. Rasa bangga, cinta, dan gairah seketika bercampur
Last Updated : 2026-10-24 Read more