"Kalian datang bersama?"Tatapan David berpindah dari Fian ke Nada, lalu berhenti di sana lebih lama dari yang seharusnya."Tentu, Pak David," sahut Fian cepat, tersenyum lebar. "Kami mewakili Pradana Group malam ini."David tidak langsung menjawab. Matanya masih tertuju pada Nada, menilai sesuatu yang tak terucap, sebelum akhirnya kembali dingin."Masuk," ucapnya singkat, berbalik lebih dulu.Nada nyaris menghela napas lega. Namun David menambahkan tanpa menoleh, "Selesaikan urusan bisnis malam ini. Aku harap proposal ini benar-benar menguntungkan, bukan sekadar membuang waktu.""Tentu saja, Pak," sahut Fian, buru-buru mengeluarkan map dari tasnya. "Saya sudah bilang ke Nada, Bapak pasti tertarik dengan proyek ini."David melirik tajam. "Aku belum bilang tertarik."Senyum Fian sedikit kaku, tapi cepat ia perbaiki. "Tentu. Makanya kami datang untuk menjelaskan."Nada menahan napas. Ia tahu, Fian tidak a
Última actualización : 2026-08-26 Leer más