"Apa maksud Anda, Pak David?"Nada memberanikan diri bertanya, suaranya nyaris tak terdengar.Matanya sempat menangkap isi folder di tangan David. Seluruh riwayat pernikahannya ada di sana.David menutup folder itu perlahan, lalu melangkah ke sisi meja, mengangkat secangkir kopi hitam yang mengepulkan asap tipis."Suamimu sangat berisik," ucapnya santai, seolah ancaman tadi tak pernah terlontar.Nada terdiam, tidak tahu harus merespons apa."Apakah dia selalu merendahkanmu seperti itu di rumah?" tanya David lagi.Pertanyaan itu menyerang pertahanannya."Itu bukan urusan pekerjaan, Pak David," sahutnya pelan.David terkekeh sinis, melangkah mendekat hingga Nada bisa mencium aroma kopi dan parfum maskulinnya."Pekerjaan?" David menaikkan sebelah alis."Aku pemilik perusahaan ini, Nada. Apa pun yang terjadi di sini adalah urusanku."Ia berhenti tepat di hadapannya, menyisakan jarak yang sangat tipis."Termasuk melihat mantan kekasihku dihina oleh pria tidak berguna yang dia pilih demi ua
آخر تحديث : 2026-07-20 اقرأ المزيد