Setelah urusan baju dan perban darurat di kamar selesai, Kaelen dan Alicia melangkah turun menuju ruang tengah. Nenek yang sedang duduk santai di sofa langsung menyambut mereka dengan senyum mengembang. Kaelen yang menyembunyikan rasa sakitnya dan berpura-pura kuat di hadapan sang nenek merangkul pinggang Alicia. Cengkeramannya begitu erat hingga Alicia terpaksa menempel ketat di sisinya. "Nenek, helikopter kami sudah siap di belakang," ucap Kaelen hangat. Kepribadian gandanya yang berubah drastis dalam sekejap membuat perut Alicia terasa mual "Kami berangkat sekarang." "Aduh, cepat sekali!" Nenek bangkit berdiri, menepuk pelan lengan Kaelen lalu mengusap lembut pipi Alicia. "Hati-hati di jalan, ya. Alicia, kalau Kaelen nakal atau terlalu sibuk kerja sewaktu honeymoon, adukan saja langsung pada Nenek!" Alicia memaksakan sebuah senyum kaku. "Iya, Nenek... Alicia bakal ingat." "Ingat juga pesan Nenek soal cicit tadi, ya!" goda Nenek terkekeh. Di dalam hati Alicia meringis jijik, n
Last Updated : 2026-09-02 Read more