Udara dingin menusuk hingga ke tulang saat Lillian bergegas menyusuri jalanan London yang tertutup salju, mendekap erat putri kecilnya, Natasha, di dadanya. Usianya baru sembilan belas tahun, bahkan ia sendiri masih terlalu muda untuk menghadapi dunia yang seolah semakin menghimpitnya dari segala arah. Setiap langkah terasa berat, bukan hanya karena harus menggendong putrinya, tetapi juga karena harapan dan ketakutan yang diam-diam ia pendam di dalam hati. Ia masih muda, tidak siap menghadapi semua ini, dan sendirian.Pikirannya kembali tertuju pada kekasihnya, Williams, seperti yang sering terjadi belakangan ini. Pria yang dahulu menatapnya dengan penuh harapan itu mendadak berubah dingin begitu mengetahui bahwa Lillian sedang mengandung. Di matanya, Natasha hanyalah beban, masa depan yang tidak ingin ia terima. Tanpa ragu sedikit pun, Williams pergi dan meninggalkan Lillian menghadapi kenyataan pahit seorang diri.Lillian telah melewati banyak malam tanpa tidur, bertanya-tanya apaka
Last Updated : 2026-10-16 Read more