Vivian menarik kursi di dekat Xavia, lalu duduk tanpa menunggu dipersilakan. Tony dan Ethan ikut mengambil tempat di sampingnya. Tony langsung menunjuk Eric. “Bu, ini orangnya.” Tatapan Vivian beralih kepada Eric. Ia mengamatinya dari atas ke bawah selama beberapa detik, tanpa sedikit pun berusaha menyembunyikan penilaiannya. “Jadi, kau yang bernama Eric?” Eric mengangguk ringan. “Benar. Ada apa, Bibi?” Vivian mengembuskan napas pelan. Namun bukannya menjawab Eric, ia justru menoleh kepada Xavia. “Xavia, mulai sekarang kurangi bergaul dengan orang seperti dia.” Xavia mengernyit. “Apa yang Bibi katakan?” “Beberapa hari lalu dia memukuli Ethan sampai harus masuk klinik. Hanya karena masalah sepele.” Mendengar itu, Xavia justru mengangguk kecil. Sudut bibirnya bahkan sedikit terangkat. Ia sudah cukup mengenal Eric. Jika pria itu sampai memukul seseorang, Xavia tidak percaya alasannya sesederhana yang diceritakan Vivian. “Baik, Bibi. Aku akan mengingatnya.” Jawaba
Last Updated : 2026-08-13 Read more