BAB 23POV ROOSEVELTMatahari pagi masuk melalui jendela kamar utama, menghangatkan kulitku.Aku duduk di tepi tempat tidur, memegang sebuah kotak putih kecil di tanganku. Aku dengan hati-hati mengangkat tutupnya dan menatap sepasang kaus kaki bayi rajutan kecil di dalamnya. Senyum merekah di wajahku.Untuk pertama kalinya dalam beberapa minggu, aku merasakan kedamaian di hatiku.Zyran telah berjanji kepadaku. Dia menatap mataku di jembatan itu dan mengatakan bahwa dia akan mengirim Mina pergi selamanya.Tiba-tiba, aku mendengar suara sebuah mobil memasuki halaman.Hatiku melambung, aku segera memasang kembali tutup kotak itu dan menyimpannya di laci nakasku. Aku berdiri, merapikan jubahku, dan berjalan keluar dari kamar.Aku mencapai tangga tepat ketika pintu terbuka.“Zyran!” seruku, dengan senyum cerah di wajahku.Zyran melangkah masuk ke rumah dengan setelannya, meskipun dia telah melepas dasinya. Dia terlihat lelah, dengan lingkaran hitam samar di bawah matanya, tetapi ketika men
Last Updated : 2026-08-18 Read more