Jauh dari Perguruan Bangau Hijau, di sebuah kediaman yang tersembunyi di antara perbukitan, Qiu Hui duduk diam di ruang utama.Luka di wajahnya masih belum sepenuhnya pulih.Di hadapannya, Yangxiang menuangkan teh.Perut perempuan itu sudah mulai membesar.Kehamilannya semakin terlihat.Qiu Hui memandangnya.“Kau harus lebih banyak beristirahat.”Yangxiang tersenyum kecil.“Aku sedang hamil, bukan sakit.”“Aku serius.”“Aku juga.”Yangxiang meletakkan cangkir teh di hadapannya.“Selama aku masih bisa berjalan, aku tidak ingin hanya duduk sepanjang hari.”Qiu Hui menghela napas.Sebelum ia sempat menjawab, terdengar suara langkah kecil dari luar.“Papa!”Seorang anak laki-laki berusia sekitar tiga tahun berlari masuk.Wajah Qiu Hui langsung berubah.Dingin yang biasanya melekat pada wajahnya lenyap.“Lienshen.”Ia membuka kedua tangannya.Anak itu langsung memeluknya.Qiu Hui mengangkat tubuh kecil itu ke udara.Qiu Lienshen tertawa riang.“Papa sudah pulang!”“Ya.”Qiu Hui mencium kep
Huling Na-update : 2026-09-29 Magbasa pa