Reno yang melihat calon istrinya datang dengan gaun seksi berwarna merah menyala seketika membuat kedua matanya membulat sempurna liur nya hampir menetes saat pikiran cabul menari-nari di benak nya. " Tuan Reno, apa kabar " Ragas menyapa hangat " Baik, baik. Sangat baik " sahutnya penuh kegirangan yang tidak bisa di tutupi. Mata liarnya tak lepas dari tubuh memikat Ayya " Ini Alayya, dia baru pulang dari studi nya. Dia sengaja tampil kaya gini demi Pak Reno " Ayya yang mendengarnya ikut tersenyum manis, jauh dalam dirinya ia menahan mual yang bergejolak diperut. Rasanya ingin sekali ia membenturkan dua kepala pelontos itu sampai pecah. " Wahh, cantik sekali. Benar-benar sesuai selera saya " Ujar Reno, dari segi wajah kentara sekali dia itu pria cabul. " Ayya, cepet temenin Pak Reno sambut tamu " Dengan penuh keterpaksaan Ayya menurut, ia menemani laki-laki plontos berperut buncit dan bergigi emas----menyambut tamu yang berdatangan. Saat tangan kasar dan gemuk Re
Terakhir Diperbarui : 2026-09-03 Baca selengkapnya