"IBU!" Kushaira berteriak dari pintu rumah. Baru saja dia ingin melangkah masuk, matanya bertatapan dengan beberapa orang tamu."Ups. Ternyata ramai. Maaf-maaf!" Kushaira berlari kecil ke dapur untuk mencari keberadaan Puan Asnah."Apa teriak-teriak begitu? Nggak lihat ya ada tamu di depan?" omel Puan Asnah kepada anak bungsunya."Mana aku tahu. Ada apa ramai-ramai begitu, Bu?" Kushaira menarik kursi lalu menjatuhkan tubuhnya ke atasnya.Air di dalam teko berwarna ungu dituangkan penuh ke dalam gelas kosong yang berada di atas nampan."Heish!" Tangan Kushaira ditepuk kakaknya, Kushaima. "Itu air buat tamu, kenapa malah kamu yang minum?" marah kakaknya lagi."Ah kak, hauslah." Kushaira memasang wajah polos. Tenggorokannya kering sejak tadi, sudah ada air di depan mata. Sekalian menyelam, biar sampai ke dasar, begitu kata orang."Bu... siapa mereka itu?" Kushaira masih penasaran ingin tahu siapa sebenarnya tamu-tamu yang datang itu.Dia merasa aneh, belum pernah mereka menerima tamu seb
Last Updated : 2026-07-30 Read more