Revan tidak sadarkan diri selama tiga hari, tiga malam penuh.Di dalam mimpinya, semuanya belum sempat terjadi.Revan bergegas pulang ke rumah, lalu membawa Alana ke rumah sakit untuk diperiksa. Untungnya, hasil pemeriksaan menunjukkan jika penyakit Alana masih berada di stadium awal, sehingga masih ada kesempatan untuk bisa sembuh.Revan menemani Alana menjalani kemoterapi, menghabiskan banyak uang untuk mencari seorang ahli gizi, guna memulihkan kondisi tubuh Alana, serta berjaga di sisi Alana siang dan malam dengan penuh perhatian dan hati-hati. Bahkan, bubur yang disajikan sekalipun harus dicicipi Revan terlebih dahulu, sebelum Revan merasa tenang.Pada hari Alana sembuh, Revan menangis bahagia. Dia memeluk Alana erat-erat dan berkata dengan suara tercekat, "Alana, untung kamu baik-baik saja. Berjanjilah padaku, jangan pernah menyembunyikan apa pun dariku dan jangan pergi meninggalkanku begitu saja, oke …."Alana tersenyum dan menatap Revan. Namun, tepat di saat Alana hendak angkat
Baca selengkapnya