Aila tidak suka dengan sikap Mary. Mary jelas-jelas menghinanya, dan di saat yang bersamaan, Mary membuat semua orang berpikir Aila adalah perempuan yang berpikiran sempit. Tapi ekspresi Mary tidak tampak seperti orang yang menindas, melainkan orang yang ditindas."Dasar rubah licik berlidah licin," batin Aila.Dengan tampang malang, Mary mencoba memojokkan Aila."Kak, jangan cemburu. Aku dan Kak Kyle tidak seperti yang kau pikirkan." "Mary, kenapa kau berpikir aku cemburu pada hubunganmu dan Suamiku? Memangnya, kau itu siapa?" tanya Aila sembari mendekati Mary dan menatap langsung ke matanya Mary. Mary mulai gugup."It-Itu....semua orang juga tahu, kalau aku teman masa kecil Kak Kyle. Bagi Kak Kyle, aku sudah seperti adik kandungnya. Jadi...." "Jadi, sebagai seorang wanita yang dianggap Adik kandung oleh suami
Zuletzt aktualisiert : 2026-10-01 Mehr lesen