“Dari mana, Ya?” Nyonya Ratna menghampiri putrinya yang baru kembali.Langkahnya terhenti, Crystal menoleh. “Ibu sudah pulang, bagaimana di sana?” Senyum ibunya sudah menjawab semuanya, “Kenapa tidak bilang, biar dijemput.”Nyonya Ratna mengusap lengan putrinya. “Dari mana? Ta, ingat kau sudah mau bertunangan, tolong jaga kesehatan.”Bibirnya cemberut, Crystal bergelayut di lengan ibunya manja. “Sepertinya Ibu ingin sekali melihatku pergi, tidak sayang padaku lagi, ya?”“Jangan mulai, Ta. Di dunia ini, kamu salah satu alasan Ibu bertahan.”“Baik, maafkan aku,” katanya, “Bu, ada sesuatu yang ingin katakan padamu.”Ia menarik pelan ibunya duduk di sofa, sebelahnya meminta minuman untuk mereka kedua pada pelayan yang sempat terlihat.“Ada apa, Ta? Jangan buat Ibu takut,” katanya mulai gelisah.“Bukan, ini bukan hal yang perlu Ibu khawatir,” balasnya. Crystal menghentikan ucapannya kerja pelayan datang, ia meraih satu gelas air dingin miliknya dan menegakkan setengah.“Terima kasih, Bi.
Last Updated : 2026-09-21 Read more