Musik pun berhenti, seiring gerakan lincah Rhea dan Adrian yang tepat mengakhiri alunan musik klasik. Kedua mata mereka masih saling bertatapan dalam diam, wajah Rhea merona merah, hingga akhirnya ia lebih dulu mengakhiri tatapan itu. Nathan berdiri dari duduknya, berjalan menghampiri mereka berdua sambil menepuk kedua tangannya. Ia berdiri tepat di hadapan keduanya. "Tarian yang sangat bagus," puji Nathan, matanya melirik halus pada Rhea yang menunduk malu. Adrian melihat lirikan itu dari sudut matanya lalu mendecih pelan. "Bagaimana kalau malam ini, nona Rhea menari bersama saya?" "Ha?" Rhea mendongak, matanya terbelalak kaget. "Saya, Pak?" "Iya, kamu. Malam ini saya ingin menari bersama kamu. Tidak keberatan, kan?" tanya Nathan manis, namun nadanya seperti sebuah tuntutan.Rhea membeku. Jemarinya di cengkeraman Adrian terasa makin tegang. Namun sebelum Rhea sempat membuka suara, lengan Adrian justru makin mengetat di pinggangnya, m
Last Updated : 2026-08-31 Read more