notif pesan dari ponsel di dalam saku jaket memecahkan perbincangan hangat mereka.Jam di dinding menunjukkan pukul sembilan malam. Rehan merogoh ponselnya, mendapati sebuah pesan masuk dari Aldo.”Han, maaf banget malam ini kamu harus masuk kerja. Bartender shift malam si Rian mendadak tumbang, demam tinggi. Libur kamu yang harusnya malam ini ditukar ke minggu depan ya. Tolong banget, tempat lagi rame parah, aku keteteran kalau sendirian.” Tulis Aldo pada pesan singkat yang dikirim ke ponsel Rehan.Rehan mendesah pelan, bahunya terkulai lesu. Rencananya untuk beristirahat dan membagi waktu memantau perkembangan Liona di ICU malam ini terpaksa ditunda."Rehan... Ada apa, Nak? Kok mukanya mendadak muram begitu?" tanya Bu Rahmi heran.Rehan dengan cepat mengusap wajahnya dan menyunggingkan senyum tipis."E-eh, tidak apa-apa, Bu. Ini ada pesan dari Aldo, teman tempat Rehan kerja.""Ada masalah di tempat kerja kamu?""Rekan kerja Rehan sakit mendadak, Bu. Jadi jadwal libur Rehan dib
Última actualización : 2026-09-09 Leer más