Rehan tersenyum tipis, menatap Liona dengan penuh kelembutan."Sebentar ya, Sayang... Aku lupa belum kabarin Ibu kalau sepulang kuliah tadi langsung meluncur ke sini." Jawab Rehan.Winda mengangguk dia paham akan situasi temanya itu."Iya, Han. Mendingan kamu telepon sekarang, kasihan ibumu kalau sampai nungguin kamu buat makan siang di rumah." Tutur Winda.Rehan menggeser layar ponselnya, mencari kontak sang ibu, lalu menempelkan ponsel itu ke telinganya.Dia melangkah dua langkah mendekati celah jendela ruangan yang memancarkan sinar matahariTut... tut..."Halo, Rehan... Kamu sudah selesai kuliahnya, Nak?" panggil Bu Rahmi dari seberang saluran."Iya, Bu..." sahut Rehan seraya mengulas senyum tulus."Sudah, Bu. Rehan cuma mau memberitahu, tadi habis jam kuliah selesai, Rehan tidak langsung pulang ke rumah. Rehan langsung bergegas ke rumah sakit bersama Winda untuk menjenguk Liona.""Oalah, iya, Nak... Tidak apa-apa. Ibu malah senang kamu langsung ke sana. Bagaimana kondisi L
Última actualización : 2026-09-18 Leer más