Aku menyesap sisa setengah gelas anggur buah di gelasku, pipiku terasa hangat dan merona.Rekan-rekan satu departemen duduk mengelilingi meja, suasana terasa hangat dan akrab."Giselle, bersulang! Proyek terbesar tim kita tahun ini bisa sukses berkat kamu. Ke depannya, terus bawa kami ikut melesat, ya!""Pasti dong! Manager kita ini, kemampuan kerjanya nggak usah ditanya lagi!"Semua orang tertawa sambil bersulang, pantulan cahaya hangat menyapu pandanganku.Tahun ini, aku menjalani hidup dengan sangat baik.Setelah sadar dari koma yang panjang, dokter mengatakan aku sembuh secara ajaib, hanya saja kehilangan ingatan beberapa tahun.Aku sama sekali tidak merasa menyesal, justru merasa lega seolah beban berat telah terangkat dari pundakku.Saat pertama kali sadar, tubuhku berlumuran keringat, air mata membasahi seluruh wajahku.Rasa nyeri yang mencekik di dada itu, bahkan sampai sekarang, masih membuatku ngeri setiap kali teringat.Saat itu, sebuah sistem di dalam kepalaku bertanya apak
Read more