"Lagi pula, ibunya sedang sakit parah. Dia saat ini sedang sangat butuh uang, mana mungkin berani main-main dengan pekerjaannya?""Bahkan seandainya semua masalah itu bisa diselesaikan, dia tetap nggak bakal pergi. Waktu menikah dulu, kamu juga tahu sendiri ‘kan. Dia sudah bertahun-tahun suka padaku, ditambah dia nggak bisa punya anak. Sekarang setelah berhasil bersamaku, asal otaknya masih jalan, dia nggak akan pernah berpikir untuk meninggalkanku.""Emm, kalau begitu aku bisa lega.""Nanti kusuruh sopir antar kamu pulang. Hari ini nggak usah kerja dulu, istirahat saja di rumah.""Oke."Setelah mengantar Isabela pergi, Janson berputar balik dan langsung memanggil Valeria masuk ke ruangan kerjanya.Tanpa basa-basi, dia langsung meluapkan amarahnya. "Keberanianmu makin menjadi-jadi ya! Bukannya sudah kuingatkan buat jauhi Isabela? Kamu masih berani-beraninya mendorongnya?""Terus, kamu pakai masalah Jasper buat mengancamnya? Kamu mau bonus kalian semua aku batalkan sekalian? Sepertinya
Leer más