Perjalanan menuju desa pertama memakan waktu dua hari. Sarah dan Adrian menempuhnya dengan berkuda, tanpa pengawal maupun pendamping lain. Mereka hanya membawa sebuah kereta kecil berisi beras, air, obat-obatan, dan kain untuk dibagikan kepada penduduk.Mereka tiba menjelang senja. Desa itu begitu sunyi, bahkan lebih lengang daripada permukiman yang mereka lewati sebelumnya. Dari tiga rumah yang berdiri di sana, dua tampak kosong. Di depan rumah yang tersisa, seorang lelaki tua duduk memandangi jalan. Tatapannya hampa, seolah sudah lama kehilangan alasan untuk menunggu.Sarah turun dari kuda dan menghampirinya."Kek, kami membawa bantuan. Ada beras, air, obat-obatan, dan kain."Lelaki itu tidak menyahut. Ia hanya mengangkat wajah ketika Sarah menyebutkan asal mereka."Kami datang dari istana."Perlahan, lelaki tua itu bangkit. Kakinya gemetar. Setelah menatap Sarah beberapa saat, ia meludah ke tanah."Istana."Sarah tidak mundu
Last Updated : 2026-10-05 Read more