Sarah bangun dengan perasaan aneh. Bukan karena ia tidur di tempat yang salah, bukan karena ada suara yang membangunkannya. Hanya karena ada sesuatu yang hilang. Sesuatu yang seharusnya ada di dalam kepalanya. Sesuatu yang kosong.Ia duduk di tepi ranjang. Mira masih tertidur. Di luar, matahari belum terbit. Sarah mencoba mengingat. Ia tahu ia punya ayah. Ia tahu ayahnya meninggal. Ia tahu ayahnya dulu panglima. Ketika ia mencoba membayangkan wajahnya, hanya ada kabut. Ketika ia mencoba mengingat suaranya, hanya ada sunyi. Ketika ia mencoba mengingat momen bersama, hanya ada kekosongan.Sarah menutup matanya. Ia mencoba keras. Apa pun. Satu kenangan. Satu momen. Satu kata. Tidak ada.Ia bangkit, membasuh wajahnya. Air dingin menyentuh kulitnya, tidak menyentuh kekosongan di dalam kepalanya. Ia mengenakan pakaian, lalu keluar dari kamar. Ia berjalan tanpa tujuan. Kakinya membawanya ke koridor belakang, melewati ruang kerja, melewati perpustakaan, melewati taman.
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-09-27 อ่านเพิ่มเติม