BRAK!Tutup kotak itu terlempar ke samping.Rayung refleks mundur, sementara Prewa segera berdiri di depannya. Satu tangannya terangkat melindungi Rayung, sedangkan tangan lainnya tetap memegang senjata.Namun, tidak ada manusia ataupun monster yang muncul dari dalam kotak.Hanya kain hitam tua yang membungkus sesuatu.Dan sehelai rambut panjang berwarna hitam yang perlahan bergerak sendiri.Rayung menahan napas. Rambut itu menjulur keluar dari kotak, melayang di udara seperti ular yang baru terbangun setelah tidur panjang.“Jangan sentuh,” ujar Prewa.“Gue tahu.”Rayung tidak berniat menyentuhnya. Penglihatan yang baru saja dialaminya sudah cukup menjadi peringatan bahwa rambut tersebut bukan benda biasa.Anehnya, helai rambut itu tidak menyerang mereka.Ujungnya justru bergerak ke arah Rayung, berhenti sesaat di depan wajahnya, lalu beralih menunjuk dada Prewa.Rayung mengerutkan kening.“Sepertinya dia menunjuk kamu.”Prewa tidak mengalihkan pandangan dari rambut itu. “Apa maksudny
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-10-11 อ่านเพิ่มเติม