"Jangan biarkan dia mati!”Rayung membeku di ambang pintu saat sebuah bisikan dingin bergema tepat di dalam gendang telinganya. Suara itu begitu dekat, seolah seseorang berbisik tepat di dalam kepalanya. Padahal, di sekelilingnya tidak ada siapa-siapa.Ia menelan ludah susah payah. "Siapa yang mau mati...?" gumamnya pelan. Tidak ada siapa pun yang tampak sedang berbicara. Namun, hawa dingin perlahan merambat dari tengkuk hingga menusuk punggungnya. Rayung sudah mengenal sensasi itu sejak kecil.Sejak kecil, Rayung memiliki kemampuan unik—bisa berinteraksi dengan makhluk tak terlihat mata biasa. Ia sudah terbiasa dengan segala macam jenis gangguan, bahkan beberapa dari mereka suka meminta bantuannya.Masalahnya, hari ini ia sama sekali tidak punya waktu untuk berurusan dengan mereka. Ia sedang melamar pekerjaan di Zalas Corp—sebuah perusahaan raksasa yang terkenal ketat dan dingin. Setelah hampir sebulan menganggur dan beberapa kali kehilangan kesempatan kerja hanya karena gangg
Last Updated : 2026-08-18 Read more