Kirana menutup buku catatan tebalnya dengan bunyi menepuk yang keras."Singkat, jelas, nggak pakai ribet," gumam Kirana.Tiga aturan utama sudah tertulis rapi di sana:Pembayaran wajib tunai: Emas, permata, artefak, atau tanaman spiritual.Satu portal, satu pelanggan. Dilarang berpapasan.Khusus Lord Valerius: Diskon grosir, konsultasi bisnis langsung, dan hak akses VIP."Sempurna," bisik Kirana.Pikirannya melayang sebentar ke masa beberapa bulan lalu. Saat itu, pengembang nakal mengancam akan meratakan rukunya. Kirana tidak menangis. Dia justru mendatangi kantor Baskara Group, menendang pintu ruang rapat, lalu menggebrak meja Arsenio Baskara."Tolong disetrika dulu otak anak buahmu, Pak Bos!" bentak Kirana waktu itu.Arsenio menatapnya dingin. "Kau berani menendang pintuku?""Kalau rukoku digusur tanpa prosedur sah, reputasi gedungmu ini hancur di media sosial jam lima sore nanti!" ancam Kirana tanpa kedip.Arsenio tidak memanggil satpam. Dia justru tersenyum tipis dan membatalkan p
Última atualização : 2026-10-15 Ler mais