LOGINDemi melunasi utang ruko Kirana Jaya Mart yang hampir disita, Kirana—seorang wanita bar-bar, seksi, dan bermental baja—nekat menggadaikan kalung giok kuno warisan neneknya pada Arsenio Baskara, bos pasar gelap nomor satu di dunia modern yang dingin dan tajam. Siapa sangka, insiden darah yang menetes ke giok tersebut justru mengaktifkan sistem ruang dimensi mandiri dan mengubah pintu gudang rukonya menjadi portal lintas dunia! Setiap tengah malam, minimarket milik Kirana kedatangan pelanggan tak biasa: Lord Valerius Von Drake, Raja Naga tampan nan dominan dari dunia fantasi yang sedang dilanda perang. Berbekal mi instan, minuman energi, hingga ramuan khusus buatan sistem, Kirana memeras kekayaan klan naga dengan imbalan emas purba, giok darah, dan artefak sihir langka. Di dunia modern, Kirana memanfaatkan ketampanan dan jaringan bisnis Arsenio untuk mencairkan harta karun itu menjadi puluhan miliar rupiah. Namun, berbisnis dengan dua pria alfa berkuasa bukanlah hal yang mudah. Arsenio terus mencurigai jaringan gelap di balik pasokan barang antik Kirana, sementara Lord Valerius yang posesif mulai menuntut "layanan eksklusif" dari sang pemilik toko jam pasir yang terus menguji kesabarannya. Sanggupkah Kirana menyembunyikan rahasia besar ruang dimensinya, memutar otak demi menjadi jutawan lintas dunia, sekaligus menaklukkan dua pria paling berbahaya dari dua dunia yang berbeda?
View More"Mencari namaku?" Kirana menaikkan alisnya, bersandar pada konter kasir. "Buat apa? Aku nggak punya utang di bank Swiss, Pak Bos.""Koin emas dan permata merah langka milikmu yang kita cairkan kemarin," jawab Arsenio cepat dari seberang telepon. "Jejaknya terdeteksi oleh jaringan perampok barang antik internasional. Mereka pikir kau penyelundup koleksi kerajaan kelas atas.""Terus masalahnya di mana? Kan situ yang jamin pencairannya aman?""Memang aman. Tapi si makelar Eropa ini nekad. Dia menuju rukomu sekarang," ujar Arsenio dingin. "Tunggu di dalam. Sepuluh menit lagi aku sampai."KLIK.Panggilan terputus. Kirana memutar ponselnya di tangan, lalu melirik ke luar jendela ruko."Baru aja ngusir dua parasit, sekarang datang lagi perampok eropa," gumam Kirana. "Bener-bener malam yang rame."Belum ada lima menit, suara deru mesin mobil SUV tebal berhenti di depan teras ruko. Arsenio turun bersama seorang pria paruh baya berkacamata tebal yang memeluk tas kulit.Kirana membukakan pintu k
Kirana menutup buku catatan tebalnya dengan bunyi menepuk yang keras."Singkat, jelas, nggak pakai ribet," gumam Kirana.Tiga aturan utama sudah tertulis rapi di sana:Pembayaran wajib tunai: Emas, permata, artefak, atau tanaman spiritual.Satu portal, satu pelanggan. Dilarang berpapasan.Khusus Lord Valerius: Diskon grosir, konsultasi bisnis langsung, dan hak akses VIP."Sempurna," bisik Kirana.Pikirannya melayang sebentar ke masa beberapa bulan lalu. Saat itu, pengembang nakal mengancam akan meratakan rukunya. Kirana tidak menangis. Dia justru mendatangi kantor Baskara Group, menendang pintu ruang rapat, lalu menggebrak meja Arsenio Baskara."Tolong disetrika dulu otak anak buahmu, Pak Bos!" bentak Kirana waktu itu.Arsenio menatapnya dingin. "Kau berani menendang pintuku?""Kalau rukoku digusur tanpa prosedur sah, reputasi gedungmu ini hancur di media sosial jam lima sore nanti!" ancam Kirana tanpa kedip.Arsenio tidak memanggil satpam. Dia justru tersenyum tipis dan membatalkan p
Semburan api keemasan dari tubuh Valerius menerangi seluruh sudut Kirana Jaya Mart. Para penjahat bersenjata laras panjang itu menjerit histeris. Mereka memuntahkan puluhan peluru baja ke arah sosok raksasa bermata emas di depan mereka.TANG! TANG! TANG!Peluru-peluru baja itu meledak di udara, meluncur pasrah lalu meleleh menjadi abu sebelum sempat menyentuh zirah hitam sang raja naga."Monster! Pria ini monster!" teriak pimpinan penjahat dengan wajah pucat pasi.Valerius mengangkat tangan kirinya dengan tenang. Cincin penyimpanan di jari manisnya memancarkan gelombang tekanan sihir tingkat tinggi.BOOOM!Gelombang udara tak kasat mata menghempas seluruh penjahat itu hingga terlempar keluar ruko. Tubuh kekar mereka menghantam trotoar jalan raya dengan keras, membuat senjata api di tangan mereka hancur berkeping-keping."Tunggu, Lord Val! Jangan dibunuh!" seru Kirana cepat, keluar dari balik meja kasir. "Kalau mereka mati di depan tokoku, urusannya bakal panjang dengan polisi!"Valeri
Cairan hitam beraroma busuk menetes makin cepat dari celah atap lift. Hawa panas membakar seketika memenuhi ruangan besi yang sempit itu. Cakar hitam bernapas api mencengkeram atap lift hingga melengkung tajam."Makanan... energi emas magis..." raung suara parau dari balik langit-langit besi."Enak saja mau menjadikan aku makanan!" seru Kirana panik.Melihat cakar monster itu hendak merangsak turun, Kirana refleks memegang batu giok pudar di lehernya. Sifat nekatnya langsung mengambil alih."Sistem! Aktifkan perlindungan darurat!" teriak Kirana dalam hati.TING! 【 PERTUMBUHAN ENERGI TERDETEKSI. MEMBUKA BENTENG DIMENSI TINGKAT SATU. 】Layar holografis biru meletup di depan mata Kirana. Kalung giok di lehernya memancarkan pendar cahaya keemasan bercampur biru yang sangat menyilaukan. Sebuah kubah pelindung transparan merekah, membungkus tubuh Kirana dan menelan seluruh ruang lift.WUSH!Hawa panas dan aroma busuk monster itu mendadak lenyap ditelan cahaya dimensi. Cakar monster yang men






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.