Mira membeku.Untuk pertama kalinya sejak Alya melihat perempuan itu, tidak ada lagi ketenangan di wajahnya.“Aku tidak mengerti apa yang kamu bicarakan, Helena.”Helena tertawa kecil. Namun, tawanya sama sekali tidak terdengar seperti tawa seseorang yang sedang bahagia.“Kau masih mau berpura-pura?”Mira menundukkan wajah.Sementara itu, Alya berdiri di antara mereka dengan napas tercekat. Kepalanya terasa penuh oleh potongan-potongan kalimat yang tidak masuk akal.Anak yang disembunyikan.Dirinya.Tujuh tahun.Mira.Raka.Dan Adrian.Semua nama itu seperti kepingan puzzle yang selama ini tercerai-berai, tetapi sekarang perlahan mulai menemukan tempatnya.“Aku... anak siapa sebenarnya?”Pertanyaan itu keluar lirih.Mira mengangkat wajah.Tatapan mereka bertemu.Ada kesedihan yang begitu dalam di mata perempuan itu sampai Alya hampir tidak sanggup melihatnya.“Kamu anakku.”Jawaban itu membuat ruangan seketika sunyi.“Aku sudah bilang tadi,” lanjut Mira dengan suara bergetar. “Aku ibu
Last Updated : 2026-09-17 Read more